Beranda > sekolah dasar, sekolah menengah atas, sekolah menengah pertama, tips math > Belajar membuat permasalahan matematika

Belajar membuat permasalahan matematika


Pernah tidak kita membuat soal sendiri? Mungkin beberapa akan menjawab : “mengerjakan tugas atau soal dari guru saja jarang sekali apalagi membuat soal sendiri”.

Memang masuk akal jawaban seperti itu.

Tetapi di sini asimtot ingin memberikan suatu pengalaman yang mungkin akan berguna bai kalian. Belajar matematika dengan mengerjakan soal dan kemudian membuat soal sendiri untuk diselesaikan.


Membuat soal yang dimaksud di sini bukan hanya membuat soal dengan mengganti angka atau bilangan pada soal yang sudah ada di buku. Tetapi, membuat soal baru yang belum kita kerjakan. Bertanya pada diri sendiri, dan berusaha menjawabnya sendiri (jika bisa. Jika tidak bisa, kita tanyakan kepada orang yang sekiranya tahu dan bersedia untuk menjawabnya).

   


“bertanya pada diri sendiri dan berusaha menjawabnya sendiri”


  

Itulah cara belajar asimtot. Kami sering sekali melemparkan pertanyaan aneh-aneh kepada asimtot. Entah itu bisa ditemukan jawabannya maupun itu tidak ditemukan jawabannya kemudian ditinggal begitu saja.

Kalau bisa, jika belum menemukan jawabannya, harus berusaha mencari jawabannya.

Memang. Di dalam belajar itu setiap orang berbeda-beda caranya. Ada yang hanya membaca buku, ada yang harus banyak latihan, harus banyak diterangkan, harus ditemani seseorang (diajari), dll.

  

Dari sekian banyak cara belajar itu, yang paling digunakan siswa dan berhasil dalam belajarnya adalah banyak latihan. Dengan banyak latihan, kita akan mengetahui konsep-konsep apa yang ada di dalam beberapa soal yang sudah ditemui. Dengan demikian, kita bisa mengingat konsep-konsep itu.

Dari konsep-konsep yang sederhana yang diperoleh dari soal-soal tersebut, kita bisa mengembangkannya sendiri dengan memunculkan masalah baru.

  

Misalnya ketika kita belajar pada bangun datar. Menghitung luas segitiga.

Luas segitiga itu sangatlah dasar, yaitu L= \frac{1}{2} \times a \times t

Kita juga mengetahui tentang luas segiempat (persegi atau persegi panjang), yaitu L=s \times s

Cobalah untuk mencari tahu. Bagaimana kalau seandainya persegi atau segiempat itu dipotong menjadi dua bagian (atau empat bagian) menjadi segitiga-segitiga kecil, kemudian menghitung laus segitiga-segitiga kecil itu yang selanjutnya dijumlahkan!

Apakah luasnya sama? Tentu luasnya harus sama.

  

Dengan mencoba-coba hal kecil seperti ini, tentu kita akan semakin memahami konsepnya.

Dengan berawal dari yang kecil. Kita nantinya bisa mencari rumus untuk luas segilima, luas segienam, bahkan luas segi sembilan sekalipun.

  

  

Cobalah membuat permasalahan!

  

   

Di dalam belajar matematika, kita memang harus banyak mencoba soal. Bukan hanya mengerjakan saja, tetapi juga memahaminya langkah demi langkah.

Belajarlah membuat permasalahan yang baru dari suatu permasalahan. Dan belajarlah menyelesaikan masalah itu.

Semoga semakin semangat untuk belajar.

Mari berjuang bersama pelajar Indonesia untuk Bangsa kita tercinta.

   

Tulisan Terbaru :

   

About these ads
  1. 5 Juni 2011 pukul 6:54 AM

    ilmu yg sangat berguna. thanks

    • 5 Juni 2011 pukul 7:51 AM

      thx.. Salam pak..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 212 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: