Beranda > unik math > Berapa ya hasil perkaliannya

Berapa ya hasil perkaliannya

 

Jalan-jalan, baca-baca, bisa menemukan suatu hal yang unik. Dunia ini memang penuh warna. Banyak sekali yang bisa membuat kita mengatakan wahhhhh, kok bisa, aneh, unik ya, dan lain-lain.

Makanya, jalan-jalan jangan hanya jalan-jalan saja. baca-baca jangan hanya baca-baca saja.

Ini juga terjadi pada kami, suatu ketika kami menemukan bentuk perkalian seperti ini

(x-a)(x-b)(x-c)(x-d)(x-e)(x-f)(x-g) \dots (x-y)(x-z)

 

Bentuk tersebut berurutan dari a,b,c,d,e,f,g,h,I,j,k,l, \dots ,y,z. Berurutan dari a sampai z, artinya ada 26 bentuk yang dikalikan. Dari a sampai z.

Dan pertanyaan yang muncul pada bentuk perkalian tersebut adalah, berapakah hasil kalinya?

 

Berapakah hasil dari perkaliannya?

 

Tentu kita bisa menjawabnya. Apalagi kita yang sudah pernah belajar sifat-sifat perkalian. Pemfaktoran atau perkalian distribusi. Kita bisa mengalikan satu per satu. Bisa juga dengan cara bagaimanapun.

Tetapi di sini ada yang perlu diperhatikan. Hasil perkaliannya ternyata unik. Berupa bilangan bulat bukan positif.

 

Bisakah kalian menebaknya?

 

Tentunya hasil perkaliannya juga bukan merupakan bilangan bulat negatif. Tentunya, kalau tidak positif dan tidak negatif, pasti bilangan itu adalah bilangan nol.

Lalu, kenapa bisa sama dengan nol.

 

Perlu diperhatikan bahwa, (x-a)(x-b)(x-c)(x-d) \dots (x-y)(x-z) yang sebenarnya di dalamnya ada \dots (x-x) \dots. Dan nilainya sama dengan 0. Perkalian sebarang bilangan dengan 0 adalah menghasilkan bilangan 0.

Bentuk tersebut bisa dituliskan

 

(x-a)(x-b)(x-c)(x-d)(x-e)(x-f)(x-g) \dots (x-x)(x-y)(x-z)

 

Sangat penting untuk digarisbawahi di sini adalah bentuk \dots (x-x) \dots yang ada di dalam bentuk perkalian tersebut. Karena bentuk \dots (x-x) \dots sama dengan 0, maka hasil perkaliannya sama dengan nol.

Jadi, jangan terburu-buru menghitung suatu masalah. Tentukan dulu. Lihat dulu. Apakah ada hal khusus yang bisa dilihat yang akan membantu kita mempermudahnya.

 

Kita dapat mengambil suatu pelajaran di sini. Di dalam pengerjaan soal matematika, terkadang kita langsung mengerjakan suatu soal dengan cara yang sudah kita ketahui. Padahal, jika kita bisa memandang suatu hal khusus, maka kita akan bisa lebih cepat mengerjakan soal tersebut. Meskipun ini tidak terdapat pada setiap soal, tetapi apa salahnya jika kita mencoba untuk melihat soal (melihat hal khusus yang ada pada soal) yang sekiranya bisa membantu kita mempermudah di dalam pengerjaan soal tersebut.

 

Intinya, jangan terburu-buru. Pikirkanlah dengan matang terlebih dahulu. Baru kita bertindak. konsep berpikir sebelum bertindak, sekarang kita ubah menjadi, berpikir secara matang sebelum bertindak.

Hehehe.

Semoga bermanfaat

 

 

 

Kategori:unik math
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: